Kumpulkan Tenaga Kontrak Dalam Apel, HM Hartopo Berikan Tiga Pokok Pedoman

 

Kudus – Apel pagi yang rutin dilaksanakan setiap pagi di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, pada hari Senin (2/12) pagi terlihat berbeda. Seluruh tenaga kontrak dan tenaga outsourcing dibawah Pemerintah Kabupaten Kudus mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Pelaksan tugas (Plt) Bupati Kudus.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan bimbingan sekaligus arahan langsung dari Plt. Bupati HM Hartopo.

"Kami kumpulkan pada apel pagi ini, ingin melihat seberapa banyak jumlah seluruh tenaga kontrak maupun outsourcing di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Kudus," Ujar HM Hartopo

Dalam arahannya, Plt. Bupati memberikan tiga pedoman pokok yang harus dijadikan pegangan seluruh tenga kontrak maupun tenaga outsourcing, ketiga hal tersebut adalah, kedisiplinan, kejujuran dalam bekerja serta loyalitas kepada pimpinan. Kerana menurut HM Hartopo ketiga hal tersebut mutlak harus di miliki oleh seluruh tenaga kontrak maupun outsourcing.

Dirinya menambahkan, karena beban kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) belum seimbang dengan jumlah yang ada, maka dengan adanya Tenaga kontrak dan outsourcing dalam membantu menutup beban kerja yang terjadi.

Untuk itu dirinya berharap dengan adanya tenaga kontrak dan outsourcing dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, sehingga dapat membuat kinerja di masing masing OPD menjadi maksimal.

"Harapan saya tenaga kontrak dapat dimanfaatkan sesuai dengan tugas yang benar-benar dibutuhkan, jangan sampai dengan adanya tenaga kontrak, justru ASN jadi bersantai dan melenggang," Harapanya 

Di akhir arahannya, Plt Bupati mengatakan, kedepan akan dilakukan seleksi ulang dalam perekrutan tenaga kontrak pada tahun 2020, hal tersebut dilakukan untuk menghasilkan tenaga yang benar-benar dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan pada masing-masing OPD.

"Seleksi dilaksanakan selain untuk assessment maupun penilaian kinerja tetapi juga sebagai evaluasi yang terjadi, sehingga menghasilkan tenaga yang benar-benar dibutuhkan masing-masing OPD," Pungkasnya