H.M. Hartopo Kunjungi Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

 

BANYUWANGI - Kecepatan dan kemudahan dalam pengurusan perizinan maupun dokumen lainnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Era teknologi seperti saat ini harus dijadikan sebagai momentum untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Bahkan, Presiden Joko Widodo dalam kesempatan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional pada Mei 2019, menegaskan pentingnya digitalisasi pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus melakukan studi komparasi dengan mengunjungi Mal Pelayanan Publik di Banyuwangi. Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo dan rombongan tiba di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi pada Jumat (13/12) pagi.

Sebagai informasi, Mal Pelayanan Publik Banyuwangi telah mengintegrasikan 199 jenis layanan dalam satu lokasi, baik layanan pemerintah kabupaten maupun instansi terkait. Layanan yang bisa didapatkan mulai administrasi kependudukan seperti akta kelahiran dan kematian, kartu identitas anak, KTP, dan Kartu Keluarga. Selain itu, beragam jenis pengurusan dokumen lainnya seperti BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, PDAM, pembayaran retribusi daerah, PLN, pengurusan paspor, hingga layanan keamanan pangan dari BPOM pun dapat dilayani. Maka, adanya Mal Pelayanan Publik mampu meringkas alur pelayanan. Misalnya, ketika mengurus Izin Mendirikan Bangunan, dulu harus pergi ke dua dinas, yaitu izinnya ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, lalu meminta keterangan rencana tata kota (advice planning) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Plt. Bupati H.M. Hartopo mengaku adanya Mal Pelayanan Publik ini tak lepas dari peran besar dari Dinas Komunikasi dan Informatika. Tak hanya itu, integrasi yang dilakukan di Mal Pelayanan Publik adalah wujud kekompakan dalam menyingkirkan ego sektor dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun instansi terkait lainnya. "Motornya saya yakin ini adalah Dinas Kominfo. Tapi, ini juga tak lepas dari OPD lainnya yang mampu menjaga kekompakan dan menyingkirkan ego sektoral sehingga terciptalah pelayanan kepada masyarakat secara optimal," ujarnya. 

Selain itu, H.M. Hartopo mengapresiasi kinerja pegawai yang melayanai masyarakat di Mal Pelayanan Publik. Sambutan yang ramah dan hangat dapat dirasakan sejak masuk pintu utama. Pegawai juga sangat paham dan melayani dengan maksimal sehingga masyarakat pun merasa senang. "Inilah yang saya maksud dalam beberapa kesempatan. Masyarakat itu raja sehingga harus dilayani secara maksimal dan mendapat kemudahan. Termasuk keramahan ini juga penting, kalau yang melayani ramah maka rakyat juga semakin senang," katanya.