KUDUS - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III TA. 2019 di Desa Peganjaran, Bae, telah usai. Target pembangunan fisik dan non fisik pun telah tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Upacara penutupan TMMD menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan desa oleh Kodim 0722/Kudus. Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo hadir sebagai inspektur upacara di Lapangan Desa Peganjaran, Kamis (31/10).
Kodim 0722/Kudus bersama Pemkab Kudus dan masyarakat telah melaksanakan program - program baik fisik maupun nonfisik. Sasaran pembangunan dalam kurun waktu 2 Oktober hingga 31 Oktober telah rampung seratus persen. Pembangunan fisik yakni betonisasi jalan sepanjang 514 meter, dengan lebar 3 meter dan tinggi 15 cm, sedangkan pembangunan nonfisik tersebut antara lain penyuluhan narkoba; KB-Kes dan pemberdayaan masyarakat; bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan radikalisasi, terorisme, dan balatkom; pembinaan mental dan keagamaan; serta sosialisasi infrastruktur desa. Pendanaan TMMD bersumber dari APBD Provinsi sebesar 225 juta rupiah dan APBD Kabupaten sebesar 313 juta rupiah dengan total 538 juta rupiah.
H.M. Hartopo mengapresiasi semangat gotong royong TNI manunggal rakyat dalam pembangunan desa. Hasil pembangunan ditujukan untuk wewujudkan percepatan pembangunan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait turut mempercepat pelaksanaan pembangunan fisik dan non fisik. Diharapkan, sinergi TNI bersama rakyat dan pemerintah daerah dapat terus dipertahankan dalam pembangunan desa melalui TMMD yang akan datang. "Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat yang telah memberi dukungan moril maupun materiil sehingga dapat tercapai sesuai harapan kita," ujarnya.
Dengan pembangunan jalan pada TMMD dinilai dapat mempercepat pembangunan dan perekonomian desa. H.M. Hartopo mengajak masyarakat untuk turut serta dalam merawat jalan sepanjang 514 meter tersebut. Dirinya meminta dari Dinas PUPR untuk dapat membantu memantau kondisi jalan secara rutin. "Berpesan kepada masyarakat untuk merawat jalan yang telah dibangun dan kemanunggalan TNI dan rakyat harus terus terjalin. Jangan sampai jalan yang telah dibangun tidak dirawat dan menjadi rusak," turutnya.
Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah menegaskan bahwa sasaran nonfisik juga menjadi prioritas utama dalam TMMD. Dalam penyuluhan-penyuluhan yang telah dilakukan, pihaknya melibatkan beberapa OPD terkait. Selain itu, dalam pembangunan fisik berupa betonisasi jalan, dirinya menggandeng Dinas PUPR Kabupaten Kudus. Hal itu dilakukan agar secara teknis jalan dapat memenuhi standar. Senada dengan Plt. Bupati, Dandim juga menyampaikan kepada masyarakat untuk turut serta merawat jalan yang telah dibangun. "Lalu untuk berikutnya setelah dibangun, kita harapkan masyarakat bisa merawat seperti yang disampaikan oleh pak Plt. Bupati," tandasnya.