KUDUS - Sempat viral di jagad maya, pasien terduga terpapar virus Corona (Covid-19) yang dirawat di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus akhirnya dinyatakan negatif Covid-19. Pasien yang berinisial A tersebut adalah warga Kudus yang bekerja di Korea Selatan. Sebelumnya, pasien A merasa tidak enak badan, flu, dan mengalami lemas sampai di Indonesia. Namun, setelah dirawat selama -/+ 14 hari dan dilakukan serangkaian tes laboratorium, ternyata pasien A tersebut negatif Covid-19 dan hanya mengalami pneunomia.
Hal tersebut dipastikan langsung Plt. Bupati Kudus Hartopo saat menjenguk pasien A di Ruang Isolasi Khusus RSUD dr. Loekmonohadi Kudus, Kamis (12/3) pagi. Hartopo mengaku gembira setelah mendapat informasi dari Direktur RSUD dr. Loekmonohadi dr. Aziz Achyar bahwa pasien A dinyatakan negatif Covid-19. Namun, pihaknya mengingatkan, meski telah sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19, pasien A harus selalu menjaga kebersihan. Tak hanya kebersihan lingkungan, namun juga kebersihan badan.
"Alhamdulillah, kemarin dapat kabar kalau mas A ini sudah sembuh. Artinya, dinyatakan negatif virus Corona. Tetap selalu jaga kesehatan, utamanya kebersihan harus diutamakan. Tentu kabar ini kabar baik. Sampai saat ini, Kudus insya Allah masih aman terhadap virus Corona," katanya.
Selain itu, Hartopo juga meminta warga masyarakat Kudus untuk tetap tenang dan tidak panik. Memang, virus Corona telah ditetapkan World Helath Organization (WHO) sebagai pandemi. Akan tetapi, warga masyarakat Kudus diminta jangan takut. Pihaknya mengimbau, supaya tidak terpapar virus Corona, warga masyarakat Kudus harus menjadikan cuci tangan dengan sabun dan pola hidup bersih sebagai kebutuhan. Tak hanya itu, konsumsi makanan sehat dan bergizi dipercaya mampu menangkal virus Corona.
"Untuk warga Kudus, saya sampaikan jangan pernah merasa takut dengan virus Corona. Waspada dan kehati-hatian itu penting dan wajib kita lakukan. Akan tetapi, tidak perlu panik. Mari kita mulai dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti cuci tangan dengan sabun, makan makanan sehat dan bergizi, serta olahraga yang cukup," jelasnya.
Senada, Direktur RSUD dr. Loekmonohadi Kudus dr. Aziz Achyar mengatakan kebersihan dan pola hidup sehat harus diterapkan oleh masyarakat Kudus. Jika ada masyarakat yang pernah bepergian atau kontak lansung dengan warga negara yang terpapar virus Corona, maka diminta untuk segera berkonsultasi dengan dokter. "Jadi pada dasarnya pola hidup sehat dan bersih ini sangat penting. Benar bahwa cuci tangan dengan sabun ini adalah langkah awal dan penting untuk tidak terpapar virus Corona. Jika pernah bepergian atau kontak langsung dengan orang dari negara terpapar, maka segera berkonsultasi dengan dokter," ungkapnya.
Terkait dengan pasien A yang negatif virus Corona yang dirawat di RSUD Dr. Loekmonohadi, Aziz menambahkan, saat ini pasien diperbolehkan untuk pulang ke rumah. Selain itu, pasien A juga tidak akan diawasi karena telah dinyatakan negatif virus Corona. Hal tersebut didapat setelah dilakukan tes laboratorium sebanyak dua kali. Hasil tes tersebut telah dianilisa dan divalidasi oleh tim khusus dari Kementerian Kesehatan RI. "Sore nanti, pasien A boleh pulang dan tidak ada pengawasan. Kita bisa memutuskan hal itu karena telah mendapatkan hasil tes dari Kemenkes," pungkasnya.