Hartopo Ajak Masyarakat Terapkan Physical Distancing


KUDUS - Guyuran hujan dan basahnya jalanan tak membuat semangat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus Hartopo untuk mengajak masyarakat menerapkan _physical distancing_ surut. Hartopo tak sendiri, turut mendampingi Kapolres Kudus Gatot Catur, Dandim 0722/Kudus Irwansyah, dan Ketua DPRD Kudus Masan. Sejumlah coffee shop dan pusat kuliner di wilayah perkotaan jadi sasaran imbauan.

Pertama, Hartopo bersama rombongan mengunjungi _coffee shop_ yang berlokasi di Jalan Mulya, Jati. Pihaknya mendapati beberapa remaja asik berkerumun dan tidak memakai masker. Dengan tegas, Hartopo meminta remaja tersebut untuk segera pulang dan meningatkan pentingnya penggunaan masker. Tak hanya mengingatkan pengunjung, Plt Bupati juga meminta pemilik _coffee shop_ agar bisa memberikan imbauan serupa kepada pengunjung. 

"Kita tahu saat ini pemerintah telah mengimbau agar _physical distancing_ diterapkan agar virus Corona tidak menyebar secara luas. Maka, saya minta kesadaran adik-adik semua. Lebih baik pulang ke rumah dan jangan lupa gunakan masker jika memang terpaksa keluar rumah. Untuk pemilik _coffee shop_, ayo bantu pemerintah untuk menerapkan _physical distancing_," terangnya.

Selanjutnya, rombongan Forkopimda bergeser ke salah satu rumah makan di Jalan Mulya, Jati. Di tempat tersebut juga didapati kerumunan meski tak sebanyak di tempat sebelumnya. Ajakan untuk menghindari kerumunan, penerapan _physical distancing_, dan memakai masker kembali disampaikan Hartopo. "Jangan berkerumun untuk sementara waktu dulu, ya. Hindari keramaian. Jangan lupa pakai masker," imbaunya. 

Usai dari kawasan Jalan Mulya, Hartopo bersama rombongan beranjak menuju pusat kuliner jagung bakar di kawasan Wergu. Meski tak seramai biasanya, sejumlah warung masih terdapat pengunjung. Oleh sebab itu, Plt Bupati meminta pengunjung untuk pulang dan membungkus makanan yang telah dipesan. Pihaknya pun mengingatkan bahaya virus Corona.

"Makanannnya dibungkus saja dibawa pulang. Sudah tahu, kan, bahaya virus Corona. Virus ini bisa mudah menyebar kalau kita tidak terapkan jaga jarak fisik. Maka, ayo kita semua sama-sama lawan virus ini dan sementara jangan berkerumun dulu," jelasnya. 

Terakhir, rombongan menuju Posko Terpadu di Terminal Induk Jati. Hartopo pun mengecek kesiapan petugas. Pihaknya memberi semangat kepada petugas yang jaga piket. Tak hanya itu, Hartopo bersama Forkopimda juga mengecek kesiapan alat dengan mencoba langsung alat pengukur suhu tubuh, yakni _Thermo Gun._ "Tetap semangat melaksanakan tugas, kami apresiasi kesiapsiagaan kalian semua. Mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam bertugas," pungkasnya. (*)