KUDUS - Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat diawali dengan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun. Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo dalam Pekan Lingkungan Hidup dan Kesehatan (Pelita 2022) di SMK PGRI 1 Mejobo Kudus, Rabu (23/11). Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan hari ulang tahun sekolah diawali dengan senam cuci tangan yang diikuti seluruh siswa.
Dalam sambutannya, Mawar Hartopo mengingatkan tentang pentingnya kebersihan tangan untuk menciptakan kehidupan yang sehat. Pasalnya tingkat kesadaran masyarakat untuk mencuci tangan memakai sabun masih tergolong rendah. Padahal, kebiasaan sederhana ini sangat efektif untuk mencegah penularan virus dan penyakit.
"Kita sudah belajar dari pandemi kalau cuci tangan pakai sabun bisa mencegah penularan berbagai virus dan penyakit. Ayo kita teruskan kebiasaan sehat ini," ujarnya.
Mempraktikkan gerakan cuci tangan yang dikemas dengan senam, Mawar Hartopo berharap bisa meningkatkan pemahaman remaja tentang cara mencuci tangan yang benar. Dirinya meminta kebiasaan mencuci tangan dapat ditularkan di lingkungan keluarga. Sehingga, remaja mampu menjadi pelopor kebiasaan hidup bersih dan sehat di rumah.
"Berharap dengan diadakannya kegiatan ini, nantinya masyarakat bisa mulai mengubah perilaku sederhana dengan mencuci tangan memakai sabun, baik sebelum dan setelah beraktivitas," pesannya.
Kegiatan yang mengangkat tema 'together we back to nature for the future' ini tak hanya untuk mengajarkan tentang kesehatan diri, tetapi juga kebersihan lingkungan. Mawar Hartopo sependapat dengan tagline tersebut karena dengan menjaga kelestarian lingkungan maka akan tercipta pula masa depan yang lebih baik.
"Kenikmatan yang sudah diberikan oleh Tuhan maka harus kita jaga untuk anak cucu kita nanti. Mari menjaga kebersihan demi kelestarian lingkungan kita," tuturnya.
Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Mejobo, Bambang Sugiarto menjelaskan bahwa Pekan Lingkungan Hidup dan Kesehatan dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat bagi siswa. Kebersihan tak hanya diterapkan sebatas lingkungan sekolah, namun juga di lingkungan sekitar rumah masing-masing. Maka dari itu pihaknya juga turut menggandeng Pemerintah Desa Golantepus dan kecamatan dalam kegiatan tersebut.
"Besar harapan kami kegiatan membawa perubahan yang baik, dengan pemerintah desa bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat," tandasnya. (*)