KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar doa bersama dalam rangka memperingati pergantian tahun Hijriah dari 1447 H ke 1448 H di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (15/6/2026). Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Birton, perwakilan Forkopimda, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bupati mengajak seluruh elemen untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah ini sebagai momentum refleksi dan perbaikan diri.
“Pergantian tahun ini, menyambut tahun 1448 Hijriah, kita gunakan sebagai momen introspeksi, koreksi, dan evaluasi diri,” ujar Sam’ani.
Kondisi global dan nasional menghadirkan berbagai tantangan. Untuk itu, bupati mengingatkan seluruh pihak untuk menyatukan tekad dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Penting pula, bagaimana kita menapaki di tahun yang akan datang, di tengah tantangan global dan nasional. Mari satukan tekad untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Terkait kondisi perekonomian, bupati menekankan pentingnya menjaga daya tahan ekonomi lokal di tengah kondisi yang ada.
“Kondisi global dan nasional menghadirkan dampak ekonomi. Kita harus kawal para pelaku usaha, UMKM, PKL, juga sektor wisata kita, agar roda ekonomi di Kabupaten Kudus terus berputar,” tegasnya.
Bupati turut mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan kearifan lokal sebagai pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Sesuai ajaran dari Sunan Kudus dan Sunan Muria, kita harus selalu mengedepankan toleransi dan harmoni. Hal ini harus kita jadikan pedoman dalam menjalankan tugas kita semua untuk menyejahterakan masyarakat,” pesannya.

