KUDUS - Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menghadiri kegiatan rasulan dan santunan anak yatim di Pabrik Tengah PG Rendeng, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas capaian PG Rendeng di tahun 2026 sekaligus menjadi penanda datangnya musim giling tebu yang akan dimulai pada pertengahan bulan Mei yang akan datang.
Bupati menyampaikan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PG Rendeng kepada meraka yang membutuhkan uluran tangan.
“Kami sangat mengapresiasi, ini merupakan bentuk rasa syukur, dan perhatian PG Rendeng, berbagi kepada anak yatim,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan rasa bangga atas berbagai capaian dan upaya pengembangan yang dilakukan oleh PG Rendeng dalam mendukung sektor industri gula di Kudus.
“Atas nama Pemkab Kudus dan mewakili seluruh masyarakat Kudus, kami menyampaikan rasa bangga kami kepada PG Rendeng, kami mengapresiasi capaian yang telah ditorehkan oleh PG Rendeng tahun ini,” lanjutnya.
Menurut Bupati, modernisasi yang dilakukan menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan industri sekaligus memberikan nilai edukatif.
“Kami juga bangga, karena PG Rendeng terus berbenah, mesin-mesinnya juga terus dimodernisasi, ini bisa jadi edukasi bagi anak-anak,” tambahnya.
Bupati turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberlangsungan PG Rendeng sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.
“Kami pesan, agar seluruh elemen masyarakat sengkuyung mendukung PG Rendeng. Ketika PG Rendeng eksis, petani tebu akan berdaya, sejahtera, dan akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager PG Rendeng, Erwin Fitri Hatmoko, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian selamatan giling yang sarat nilai budaya dan pemberdayaan ekonomi.
“Ini merupakan rangkaian kegiatan selamatan giling yang ditujukan untuk merawat kearifan lokal, termasuk mengadakan kembali Tradisi Gantingi sebagai upaya menghidupkan UMKM,” ujarnya.
Erwin juga menyampaikan rencana pelaksanaan giling perdana yang akan segera dilakukan dan memohon do restu dari seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan berjalan lancar.
“Kami juga mohon doa restu nanti di pertengahan bulan Mei, PG Rendeng akan melaksanakan giling perdana,” lanjutnya.
Selain itu, capaian program pengembangan lahan tebu juga menunjukkan hasil yang positif melebihi target yang ditetapkan.
“Pencapaian program bantuan CPCL (Calon Petani Calon Lahan) tahun ini sudah 443 hektar dari target 350 hektar, artinya sudah tercapai sekitar 125 persen. Atas keberhasilan tersebut, kami diberi target tambahan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian sebesar 500 hektar, dan per pagi ini sudah mencapai 569 hektar,” jelasnya. (*)

