KUDUS - Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo memimpin Rapat Pimpinan Bulan November 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus pada Command Center Diskominfo, Senin (18/11). Rapat diikuti oleh Sekda, Asisten, Kepala OPD, Camat, dan Lurah.
Pada rapat tersebut, H.M. Hartopo mengarahkah para peserta rapat terkait persiapan pembahasan RAPBD TA. 2020. Dirinya mengatakan, jika ada lemparan pokok pikiran DPRD, agar dapat diarahkan ke kegiatan infrastruktur. Sehingga, usulan kegiatan tersebut dapat masuk di RKPD TA. 2020. Diharapkan angka minimal infrastruktur TA. 2020 tetap terjaga dengan minimal 25 persen.
Plt. Bupati Kudus juga menyampaikan beberapa poin hasil Rakornas Forkopinda di SCIC Sentul City 13 November 2019. Pada kebijakan strategis bidang pertanian 2020-2024, dirinya menyampaikan bahwa presiden mengusung konsep pertanian 'Maju, Mandiri dan Modern' yang terdiri dari mekanisme dan research, produksi dan produktivitas, rendah biaya, serta ekspansi pertanian.
Kemudian, pada kebijakan BPKP terkait akuntabilitas keuangan dan pembangunan 2020-2024. H.M. Hartopo mengatakan bahwa presiden mengusung strategi pengawasan dengan koordinasi dan sinergitas APIP Pemerintah Daerah; pencegahan dan pemberantasan korupsi; pembinaan SPIP dan peningkatan kapabilitas APIP. Hal itu dilakukan untuk mendukung visi presiden dalam pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.
"Hasil rapat Forkopinda dari pusat untuk reformasi birokarsi tentang perizinan jangan dipersusah, disederhanakan saja lewat satu atap, agar perizinan bagi investor dapat dipermudah," jelasnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris meminta agar tiap-tiap OPD dapat menginventarisir kembali kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan maupun yang belum dilaksanakan sebagai laporan. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung percepatan kegiatan pada awal desember mengenai persiapan tender APBD 2020. "Tahun 2019 ini waktu efektif tinggal 40 hari, tolong dari teman-teman OPD bisa ngecek langsung kegiatannya, DPA dibuka per-bidang dan diinventarisir," imbuhnya.