KUDUS - Pekan Raya Museum digelar dalam rangka peringatan Hari Museum Nasional 2019 di Kabupaten Kudus. Acara tersebut diselenggarakan oleh para penggiat budaya pantura dengan dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus. Sekda Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris hadir untuk membuka acara di Museum Kretek Kudus, Sabtu (12/10) malam.
Menyampaikan sambutan Plt. Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris mengucapkan terima kasih kepada penggiat seni budaya wilayah pantura sebagai penyelenggara kegiatan. Para budayawan secara konsisten telah mengangkat kesenian budaya lokal, sehingga dapat tetap eksis. "Selama ini telah konsisten menggiatkan budaya, kami turut merasa bangga dan senang, penghargaan yang setinggi-tingginya untuk para penggiat seni budaya," tuturnya.
Dirinya menambahkan bahwa museum, seni dan wisata adalah hal tak bisa dipisahkan. Sehingga keterkaitan tersebut dapat mendorong pertumbuhan pada berbagai sektor, termasuk ekonomi. Melalui kegiatan seperti Pekan Raya Museum dinilai dapat menjadi ajang promosi produk lokal UMKM. Untuk itu, kegiatan tersebut akan diselenggarakan kembali pada tahun depan dengan dukungan penuh dari Pemkab Kudus sebagai sponsor utama.
Ketua Panitia Penyelenggara S. Mulyana Gustama mengatakan tentang perlunya dukungan dari berbagai pihak dalam pelestarian budaya. Oleh sebab itu, pihaknya mengapresiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, khususnya UPTD Museum dan Taman Budaya. Dirinya beserta penggiat budaya pantura ingin mengenalkan kesenian asli daerah dalam bentuk edukasi kepada masyarakat.
"Pekan Raya Museum ini dapat menjadi ruang pembelajaran akan perjalanan masyarakat Kudus dari masa ke masa. Semoga acara malam ini menjadi trigger acara kebudayaan lainnya dan awalan yang baik untuk menghargai museum kita, untuk melihat bareng keberagaman budaya dan bersatu karena keberagaman," ucapnya.
Menurut informasi dari panitia, rangkaian kegiatan pekan raya museum akan digelar selama tujuh hari, dari tanggal 12 - 19 Oktober 2019. Kegiatan yang akan berlangsung diantaranya adalah pameran seni rupa / melukis on the spot, pameran museum bersama, lomba busana dan fotografi, pameran produk unggulan, ragam kuliner tradisional, dan panggung budaya yang menghadirkan musik, tari, teater, kesenian tradisional.