KUDUS - Keberadaan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kabupaten Kudus menjadi perhatian TP PKK. Dalam rangka meningkatkan pemahaman kader PKK seputar penanganan ABK, maka Pokja II menggelar sosialisasi di Aula Gedung Dukcapil Lt. 3, Rabu (30/10). Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Hj. Mawar Hartopo, hadir membuka sosialisasi yang diikuti oleh 63 peserta dari TP PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan.
Sebagai penyelenggara kegiatan, Endhah Sam'ani melaporkan bahwa penanganan ABK termasuk dalam program kerja Pokja II. Dirinya menjelaskan sosialisasi digelar untuk meningkatkan pengetahuan kader PKK dalam menangani ABK di wilayah masing-masing. Lebih lanjut, dirinya berharap adanya pendataan ABK di masing-masing kecamatan, desa, atau kelurahan. "Setelah mengikuti sosialisasi ini, diharapkan TP PKK Kecamatan dan desa/kelurahan dapat menyebarluaskan informasi ini kepada seluruh kader di lingkungan masing-masing," imbaunya.
TP PKK Kabupaten Kudus akan terus berupaya agar ABK tetap mendapat pendidikan dan keterampilan. Karena, memperoleh pendidikan yang layak merupakan hak semua orang sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang. Atas dasar tersebut, Mawar Hartopo mengajak seluruh kader PKK untuk merangkul ABK agar tetap dapat mengenyam pendidikan. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana untuk mengunjungi ABK yang belum tertangani di wilayah Kecamatan Undaan.
"Kita menekankan pentingnya anak-anak berkebutuhan khusus untuk mendapat hak pendidikan. Anak-anak berkebutuhan khusus harus kita rangkul dan bimbing, jangan ada diskriminasi hanya karena fisik atau mental yang berbeda. Kita terus mendorong kesempatan untuk mendapat pendidikan yang layak bagi semua orang, khususnya anak-anak. Kalau ada informasi anak berkebutuhan khusus yang belum tertangani, sampaikan kepada kita," pungkasnya.