KUDUS - Sebanyak 245 anggota pramuka dilantik menjadi Pramuka Garuda oleh Ketua Kwarcab Kudus, Mawar Anggraeni. Prosesi yang diikuti 48 golongan pramuka siaga, 96 pramuka penggalang, 99 pramuka penegak dan 2 pramuka pandega ini berlangsung di GOR Bung Karno Kudus, Jumat (30/12) sore. Mereka adalah peserta yang telah lolos penilaian pramuka garuda pada 14-15 Desember di Lapangan Tenis Indoor GOR Kudus.
Usai melantik, Mawar Anggraeni mengucapkan selamat kepada para Pramuka Garuda. Pramuka Garuda merupakan jenjang tingkatan pramuka tertinggi dalam setiap golongan yang dicapai melalui perjuangan menempuh uji syarat. Maka dari itu, diharapkan Pramuka Garuda mampu menjadi teladan bagi anggota pramuka lainnya.
"Kakak ucapkan selamat kepada kalian semua yang telah lulus menempuh uji syarat. Merupakan jenjang tingkatan pramuka tertinggi dalam setiap golongan, yang dipandang sebagai role model atau teladan bagi anggota pramuka lainnya," tuturnya.
Ketua Kwarcab Kudus juga berpesan supaya memegang teguh amal Pramuka Garuda yakni setia, siap, dan sedia. Sikap setia yang ditunjukkan kepada Tuhan, bangsa dan negara serta keluarga. Siap berbuat kebajikan setiap saat dan sikap kesediaan atau keikhlasan untuk berbakti.
"Untuk itu kakak berpesan laksanakan dan amalkan dengan sepenuh hati dan ikhlas," pesannya.
Tak lupa, dirinya juga mengapresiasi tim penguji dan para orang tua yang selalu memberi semangat kepada putra putrinya. Sehingga peserta pelantikan hari ini merupakan capaian yang tertingi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut tentunya menjadikan prestasi tersendiri bagi Kwarcab Kudus.
"Walau dalam kondisi hujan dan panas, bahkan di hari terakhir sampai jam 8 malam selesai dan pelantikan hari ini merupakan capaian yang tertingi, sebanyak 245 Pramuka Garuda," imbuhnya.
Salah satu Pramuka Garuda, Muhdhor Muhammad Sodiqin mengaku terharu atas capaian tertinggi sebagai golongan Pandega. Ia yang merupakan utusan dari IAIN Kudus Kwartir Ranting Bae mengungkapkan tugas berat yang harus dipegang seorang Pramuka Garuda dalam menjadi teladan. Baginya, momen ini adalah awal untuk mencurahkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki agar membawa manfaat bagi sesama.
"Tugas berat ketika menjadi Pramuka Garuda adalah menjadi teladan bagi anggota pramuka lain, karena kita harus bisa mencontohkan semua keterampilan, karakter, wawasan kebangsaaan harus kita curahkan dan berbakti kepada masyarakat," ucapnya.
Setelah pelantikan selesai, Kwarcab Kudus juga menyerahkan santunan anak yatim piatu sebagai rasa kepedulian Gerakan Pramuka kepada sesama. Sebanyak 50 anak dari perwakilan seluruh Kwarran menerima bantuan untuk pendidikan yang diserahkan secara langsung oleh Ketua Kwarcab Kudus.(*)