KUDUS - Kejuaraan Cabang (Kejurcab) V Open Pencak Silat NU Pagar Nusa Kudus tahun ini digelar di GOR IAIN Kudus, Kamis (31/10). Kejurcab diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari siswa dan siswi dibawah binaan Pagar Nusa Kudus. Hadir secara pribadi, Plt. Bupati Kudus untuk membuka Kejurcab yang akan dilaksanakan selama beberapa hari kedepan.
Atas nama Pemkab Kudus dan pribadi, H.M. Hartopo menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kejurcab. Seni bela diri dianggap sebagai salah satu cabang olah raga yang dapat membentuk karakter generasi muda bangsa. Selain menyehatkan jasmani, seni bela diri juga mengajarkan tentang pembentukan akhlakul karimah. "Pada dasarnya olah raga bukan merupakan hobi namun kebutuhan. Apalagi olahraga bela diri bisa membentuk karakter lahir dan batin, sehat fisiknya dan jiwanya," ujarnya.
H.M. Hartopo melanjutkan, dengan berlatih pencak silat dapat membentuk karakter disiplin serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Dirinya juga berpesan kepada para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas. Karena pada dasarnya, ajang tersebut diselenggarakan atas rasa persaudaraan dan saling menghormati. "Jaga sportivitas, disiapkan lahir dan batinnya. Karena dalam event ini menjunjung tinggi persaudaraan. Serta tolong dibawa nama baik NU dalam mengikuti kejuaraan-kejuaraan selanjutnya," pesannya.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Kudus, H. Supaat, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung penyelenggaraan Kejurcab V di GOR IAIN Kudus. Dia melihat penyelenggaraan Kejurcab merupakan salah satu suatu upaya pembentukan generasi muda Indonesia yang berkarakter. Hal tersebut sesuai dengan visi kampus untuk membangun generasi muda yang ilmiah, Islamiah, dan wathoniyah. "Silakan memanfaatkan fasilitas kami, selamat bertanding dan sukses selalu," ujarnya.
Kemudian, Ketua Pagar Nusa Kudus Gus Husnul Khitam sebagai panitia melaporkan beberapa hal terkait penyelenggaraan Kejurcab. Ia mengatakan bahwa Kejurcab ke 5 ini diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit atlet pencak silat dari Kabupaten Kudus. Para juara pada Kejurcab tahun ini nantinya akan disiapkan untuk menghadapai kejuaraan di tingkat provinsi bahkan nasional. "Kami harap semua atlet harus sportif, bersungguh-sungguh. Pagar Nusa telah nemiliki prestasi-prestasi Kejurda yang akan disiapkan untuk menghadapai kejuaraan di tingkat nasional (Kejurnas)," ungkapnya.
Sejalan dengan H.M. Hartopo, Gus Husnul mengungkapkan jika Pagar Nusa selalu mengedepankan pembentukan akhlakul karimah kepada para atlet. Hal ini dilakukan agar para atlet selalu taat kepada ulama dan kiai yang telah mewariskan seni bela diri pencak silat. "Silat adalah pembentukan karakter jiwa, dari Pagar Nusa selalu menekankan untuk menjunjung tinggi akhlak. Oleh sebab itu, saya selalu mengimbau anak-anak didik selalu mengedepankan akhlakul karimah," pungkasnya.