KUDUS - Banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Kudus masih belum surut. Masyarakat terdampak banjir terpaksa mengungsi di posko pengungsian. Guna memastikan persediaan logistik di posko aman, Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Kudus Hartopo bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Kav. Indarto mengunjungi langsung posko pengungsian dan dapur umum. Kali ini, pihaknya meninjau posko pengungsian di area Klenteng Hok Tik Bio Tanjung Karang Kecamatan Jati, Senin (8/2).
Berjumpa dengan para pengungsi, Hartopo meminta agar mereka berbesar hati. Pihaknya berjanji untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi. Kehangatan suasana terpancar ketika Plt. Bupati Kudus bercengkerama dan menyemangati warga. Jika ada yang sakit, warga juga diminta untuk langsung melaporkan kepada petugas atau tenaga medis yang berada di tempat. Hartopo ingin masyarakat tetap sehat meski berada di posko pengungsian
"Pokoknya kalau lapar harus ngomong, jangan sampai kelaparan. Nanti akan kami cukupi terus logistiknya. Kalau sakit dan butuh obat juga langsung minta saja," ucapnya.
Setelah bersua dengan pengungsi, pihaknya menyerahkan bantuan logistik kepada pemerintah desa Tanjungkarang disaksikan Camat Jati. Informasi terkait logistik harus terus dikoordinasikan antara pemerintah desa, kecamatan ke kabupaten. Dengan begitu, Hartopo dapat memantau dan membantu memenuhi logistik.
"Pokoknya kalau ada logistik yang kurang langsung koordinasi saja. Kami siap membantu," tuturnya.
Hartopo juga berbincang beberapa relawan yang sedang memasak di dapur umum. Pihaknya memgapresiasi dan menyemangati para relawan. Jasa para relawan yang besar akan dibalas oleh Yang Maha Kuasa.
"Terima kasih atas semangat para relawan. Semoga jasa baik relawan akan dibalas oleh Allah SWT. Amin," ujarnya.
Setelah mengunjungi posko pengungsian dan dapur umum di Tanjungkarang, pihaknya melanjutkan perjalanan. Hartopo selanjutnya meninjau posko pengungsia di Desa Jetis Kapuan Kecamatan Jati dan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan.