KUDUS – Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan new normal untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebijakan tersebut menitikberatkan penerapan protokol kesehatan di segala sektor. Pemerintah Kabupaten Kudus saat ini tengah mempersiapkan penerapan new normal di tempat publik seperti mall. Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo bersama unsur Forkopimda mengecek penerapan protokol kesehatan di beberapa swalayan Kudus, Sabtu (30/5).
Plt. Bupati menyampaikan Kabupaten Kudus telah bersiap menerapkan new normal. Hal tersebut dinyatakan setelah meninjau swalayan Ramayana, Ada, dan Hypermart terkait kebijakan protokol kesehatan yang telah berjalan. Beberapa swalayan memberikan sekat di kasir dalam upaya menekan penularan Covid-19. Begitu pula pengecekan suhu tubuh pengunjung dan penyediaan tempat cuci tangan saat masuk swalayan. “Kami melihat swalayan telah berupaya menerapkan protokol kesehatan dengan penyediaan tempat cuci tangan dan pemberian sekat di kasir. Kedepan kami akan terus memantau agar tempat publik benar-benar siap menjalankan kebijakan new normal,” ucapnya.
Selain mengapresiasi, pihaknya mengimbau agar kebijakan pencegahan Covid-19 terus diperketat. Hal tersebut seperti pemantauan kapasitas pengunjung swalayan. Apabila jumlah pengunjung swalayan melampaui batas, maka harus disekat. H.M. Hartopo juga meminta petugas keamanan dan pegawai swalayan terus mengingatkan pengunjung untuk memakai masker. Peningkatan penerapan protokol diharapkan dapat mencegah meluasnya kasus Covid-19 menyusul new normal yang segera diterapkan. “Meskipun telah berjalan baik, penerapan protokol kesehatan harus diperketat untuk mempersiapkan new normal diterapkan,” tuturnya.
Pihaknya juga meninjau posko terpadu yang ada di swalayan. Keberadaan posko dimaksudkan untuk memantau pengunjung masuk dan keluar agar penerapan protokol kesehatan lebih maksimal. Penyesuaian dan kebijakan ini diharapkan dapat mengefektifkan penerapan new normal. "Posko terpadu ini sangat membantu swalayan untuk memantau pengunjung agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Apalagi kebijakan new normal akan segera dilaksanakan," paparnya.