KUDUS — Bupati Kudus Sam'ani Intakoris membuka Seminar Kebangsaan bertema "Pelajar Sebagai Garda Terdepan Ideologi, Mengoptimalisasikan Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Radikalisme untuk Menjaga Keutuhan NKRI" di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (16/9/2026).
Membuka seminar, bupati meminta seluruh peserta menyimak materi yang disampaikan dengan sungguh-sungguh.
"Selamat mengikuti kegiatan ini, tolong disimak, dicermati. Kegiatan ini akan meningkatkan pemahaman kita tentang ideologi kebangsaan," ujar Sam'ani.
Pihaknya juga tak lupa menyinggung tantangan era digital, sembari mengingatkan generasi muda akan peran besar yang menanti mereka sebagai calon pemimpin bangsa.
"Di era digital, perkembangan sangat luar biasa. Saya berpesan kepada semua, tetap bijak menggunakan medsos, tetap santun. Karena kalian adalah calon pemimpin di masa depan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kudus Andreas Wahyu Adi Setiawan menyampaikan tujuan penyelenggaraan seminar ini bagi generasi muda Kudus.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan peran penting pelajar, pemuda-pemudi, dan mahasiswa dalam mencegah radikalisme serta terorisme," ujar Andreas.
Andreas menyebut, seminar ini diikuti 80 peserta dengan latar belakang organisasi yang beragam.
"Peserta kegiatan sebanyak 80 orang, berasal dari Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI), Paskibraka, Ketua dan Wakil Ketua BEM se-Kabupaten Kudus," jelasnya.

