Bupati Hartopo : Meski Sudah Pensiun, Harus Semangat Berkontribusi

KUDUS - Meski telah berusia senja, semangat anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) terpancar saat bersua dengan Bupati Kudus Hartopo. Sambutan meriah itu direspon senyum sumringah Hartopo. Dirinya mengaku gembira berada di tengah-tengah pensiunan yang masih energik.

 

"Alhamdulillah, saya senang bertemu dengan panjenangan semua dalam keadaan sehat dan masih semangat," ucapnya kala memberikan sambutan dalam Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 PWRI di rumah dinas wakil bupati, Kamis (11/8).

 

Hartopo menyemangati pensiunan untuk berkontribusi dalam bentuk masukan. Sebab, pengalaman dan pemikiran anggota PWRI turut meningkatkan pembangunan di Kabupaten Kudus.

 

"Dengan segala pengalaman dari Bapak dan Ibu, saya yakin pemikiran dan masukan panjenengan berkontribusi besar pada pembangunan Kabupaten Kudus," jelasnya.

 

Para pensiunan diminta terus menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar dan sehat. Sehingga tak hanya bisa beraktivitas seperti biasa, tapi juga bisa mengawal masa depan anak cucu.

 

"Kesehatannya dijaga nggih Pak, Bu, supaya bisa mengawal masa depan anak cucu," imbuhnya.

 

Ketua panitia, Johny Dwi Harjono berterima kasih kepada Bupati Kudus Hartopo yang memfasilitasi tasyakuran kali ini. Selanjutnya, tasyarakuran kali ini dihadiri oleh 80 orang anggota. Tetapi, jumlah total anggota PWRI sekitar 625 orang. 

 

"Terima kasih kepada Bapak Bupati yang selalu mendukung kami. Tasyakuran kali ini juga difasilitasi Pak Bupati," ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua PWRI Sugiri menyampaikan, anggota yang terdiri dari pensiunan PNS, BUMN dan BUMD tersebut tetap aktif berkontribusi dalam pembangunan. Pihaknya berterima kasih kepada Bupati Kudus atas dukungan moril maupun materiil yang telah diberikan.

 

"Matur nuwun Pak Hartopo yang selalu mendukung kami," ucapnya.

 

Semakin mencairkan suasana, Bupati Hartopo sempat menyumbangkan suaranya dengan menyanyikan lagu Widuri dan Kucari Jalan Terbaik. Pihaknya bernyanyi bersama beberapa anggota PWRI. (*)