KUDUS - Kabupaten Kudus menjadi tuan rumah Persari II SAKO Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Jawa tengah Tahun 2022. Kegiatan diikuti 536 pramuka siaga yang berasal dari perwakilan kontingen kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kehadiran pramuka siaga dari berbagai daerah ini disambut hangat oleh Ketua Kwarcab Kudus, Mawar Anggraeni, dalam apel pembukaan Persari II SAKO Pramuka SIT di SMP IT Al-Islam Kudus, Sabtu (19/10) pagi.
Ketua Kwarcab Kudus, Mawar Anggraeni mengucapkan selamat datang kepada para pramuka siaga beserta pembina yang berasal dari berbagai daerah. Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras mempersiapkan rangkaian acara.
"Merupakan kegiatan yang luar biasa untuk persiapannya. Panitia gerak cepat dan bisa semoga sampai akhir diberi kelancaran dan memberi kesan terbaik," ujarnya.
Kepada para peserta yang merupakan pramuka siaga atau tingkatan sekolah dasar, Mawar Anggraeni berpesan agar tidak perlu tegang ketika mengikuti lomba-lomba yang menguji keterampilan. Karena pada dasarnya pramuka adalah sarana untuk membuka wawasan bahkan menambah pertemanan.
"Ananda tidak hanya saling bertemu, berkenalan, namun juga akan mengasah wawasan dan menguji ketangkasan. Tidak usah tegang, ikuti dengan gembira dan percaya diri," tuturnya.
Sebagai wadah kompetisi, menang atau kalah merupakan hal biasa. Bagi Mawar Hartopo, yang terpenting adalah seluruh pramuka siaga peserta Persari mampu menunjukkan kemampuan terbaik. Maka percaya diri dan kekompakan adalah hal wajib yang harus ditunjukkan.
"Kalau ada perlombaan pasti ada juara, juara itu bonus tapi semua yang ada disini harus percaya diri dan kompak, yang terpenting menunjukkan kemampuan yang terbaik," pesannya.
Mewakili Panitia Penyelenggara, Budi Harnoto melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti 536 dan 67 pembina dari perwakilan kontingen pramuka siaga SDIT di Jawa Tengah. Diselenggarakannya kegiatan pada pada 19-20 November adalah wujud pelaksanaan pesta siaga yang dikemas dalam Persari. Persari menjadi wahana pertemuan pramuka siaga antar SDIT untuk memberikan pengalaman dan pertemanan baru.
"Dalam rangka mewujudkan pesta siaga yang dikemas Persari. Selain lomba-lomba nanti juga ada edu trip, wisata edukasi mengenalkan kearifan dan kekayaan budaya yang semoga menjadi kenangan untuk peserta," jelasnya.
Salah satu peserta, Iqbal siswa SDIT Al Firdaus Gubug, Grobogan, mengaku antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan Persari. Pasalnya mengikuti kepramukaan tingkat Jawa Tengah di Kabupaten Kudus menjadi pengalaman baru baginya beserta teman-teman satu kontingen. Pembekalan yang diberikan sekolahnya akan menjadi modal dalam unjuk gigi keterampilan dan pengetahuan kepramukaan.
"Ada persiapan dari sekolah, percaya kalau bisa ikut Persari dengan lancar," katanya selepas mengikuti apel pembukaan. (*)