Buka Acara Fasilitasi Pokjanal, Mawar Hartopo: Optimalkan Layanan Primer untuk Kesejahteraan Keluarg

Kudus - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo, dengan penuh semangat membuka Acara Fasilitasi dan Pembinaan Pusat Kesejahteraan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Kabupaten/Kota (Pokjanal) dalam Integrasi Layanan Primer. Acara ini digelar di Hotel @HOM Kudus dengan tujuan mengoptimalkan upaya pelayanan kesehatan primer, Selasa (8/8).

 

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Kudus, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Bappeda.

 

Dalam sambutannya, Mawar Hartopo menegaskan pentingnya peran Posyandu sebagai sasaran utama dalam implementasi integrasi layanan kesehatan primer. Posyandu menjadi alat yang efektif dalam menjalankan tugas promotif dan preventif, serta membantu identifikasi masalah kesehatan keluarga melalui kunjungan rumah.

 

"Kami percaya bahwa Posyandu adalah alat efektif yang membawa manfaat besar bagi kesejahteraan keluarga".

 

Mawar Hartopo juga menekankan perlunya pembentukan wadah koordinasi di semua tingkatan, khususnya di tingkat desa, dalam bentuk Pokja posyandu. Menurutnya, perubahan ini memerlukan dukungan lintas sektor dan sistem yang sudah ada. Pokjanal diharapkan mampu memfasilitasi, membina, mengawasi, dan mengarahkan langkah-langkah menuju integrasi layanan kesehatan primer yang lebih baik.

 

"Kita perlu mengembangkan kerangka kerja yang terkoordinasi dengan baik di semua tingkatan, terutama di tingkat desa, melalui pendekatan Pokjanal".

 

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Rita Utrajani, berharap agar Pokjanal kabupaten/kota dan Pokjanal kecamatan dapat segera terimplementasi melalui Posyandu terintegrasi atau Posyandu Sahabat Masyarakat. Rita menjelaskan bahwa Posyandu dulunya merupakan bagian dari program PKK, namun seiring waktu berdiri sendiri sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Pembentukan Pokjanal dari tingkat pusat hingga desa diharapkan mampu mengoordinasikan upaya kesejahteraan keluarga secara lebih efektif dan holistik.

 

"Dalam momen ini, kami berharap agar implementasi Pokjanal kabupaten/kota serta Pokjanal kecamatan dapat segera terealisasi melalui pendekatan Posyandu yang terintegrasi atau yang dikenal sebagai Posyandu Sahabat Masyarakat."