Menempati Kawasan Citywalk, Hartopo Harap Geliat Ekonomi PKL Dapat Berjalan Lancar

 

KUDUS - Usai dilakukan pembangunan kawasan Citywalk di Jl. Sunan Kudus, Pedagang Kaki Lima yang sementara waktu direlokasi ke Jl. Kutilang (gang 1), kini akan dikembalikan dan menempati kawasan Citywalk dengan harapan dapat lebih membangkitkan geliat ekonomi masyarakat ditengah pandemi. Terbukti, melalui Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Kudus H.M. Hartopo, diserahkan secara simbolis bantuan tenda untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) dari PR. Sukun di Pendopo Kudus pada Rabu, (17/3).

Hartopo mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap Corporate Social Responcibility (CSR), dalam hal ini PR. Sukun atas keterlibatannya dalam mendukung geliat ekonomi untuk para PKL utamanya dikawasan Citywalk.

"Terimakasih atas perhatian Manajemen PR. Sukun yang telah terlibat mendorong bergulirnya kembali perekonomian di Kabupaten Kudus dengan menunjukkan kepeduliannya kepada para PKL yang akan kembali menempati tempat dikawasan Citywalk dengan memberikan bantuan berupa fasilitas tenda, Saya sangat apresiasi," Ujarnya.

Hartopo berharap dengan kembalinya geliat ekonomi ditengah pandemi dapat mendorong masyarakat untuk bangkit dan semangat dalam pemulihan taraf perekonomian, Dirinya pun berpesan untuk menjaga dan merawat fasilitas yang ada.

"Semoga dengan bantuan tenda untuk PKL kawasan Citywalk dari Manajemen PR. Sukun dapat membangkitkan geliat ekonomi masyarakat ditengah pandemi, Saya juga titip pesan kepada PKL agar selalu merawat dan menjaga fasilitas umum yang ada dengan baik agar kawasan itu tidak nampak kumuh sehingga dapat menarik minat beli konsumen," pesanya.

Disinggung mengenai pelaksanaan dan jam operasional, Hartopo mengatakan bahwa akan disimulasikan terlebih dahulu dengan tetap mengacu pada Perbup no 41 tahun 2020 tentang penegakan hukum dan penerapan protokol kesehatan, Pihaknya juga meminta masyarakat untuk menerima kembali kehadiran PKL tersebut.

"Mengenai jam operasional, sementara mengacu pada Perbup mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi, yang penting penerapan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin, pasti kami beri kelonggaran mengenai jam operasional. Nanti sore akan mulai dipasang sekaligus disimulasikan mengenai penataan tenda ini, Harapan kami masyarakat sekitar sana dapat menerima atas kehadiran PKL dan tenda-tenda ini sebagai awal mulai berjalanya perekonomian meski ditengah pandemi," terangnya. 

Sementara itu, Deka Hendratmanto selaku perwakilan PR. Sukun mengatakan ada sebanyak 120 pasang tenda yang diberikan kepada para PKL dengan rincian tenda untuk PKL souvenir dan tenda untuk PKL kuliner.

"Total sebanyak 120 pasang tenda, 60 tenda bagi PKL souvenir ukuran panjang dan lebar 1.5 meter serta 60 pasang tenda untuk PKL kuliner ukuran panjang 3 meter dan lebar 2.5 meter, Selain itu kami berikan pula 2 buah kaos sebagai identitas PKL kawasan tersebut.

Ditambahkannya, "Kedepan, kami bersama Dinas Perdagangan akan memantau dan memberikan perawatan berkala terhadap fasilitas yang kami berikan agar dapat mengontrol keawetan tenda-tenda tersebut, artinya kami tidak lepas tangan dalam hal perawatan," tandasnya.