Kunjungi KIHT, HM Hartopo Minta Produksi Rokok Sesuai SOP

 


KUDUS - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo Didampingi Kepala Dinas Kominfo, Plt Kepala Dinas Naker Perinkop dan UKM serta para staff masing-masing OPD meninjau Kawasan Industri Hasil tembakau (KIHT) di desa Megawon, kecamatan Jati padahari Sabtu (14/11).

Kali ini, kedatangan orang nomor satu di Kudus ini untuk memastikan proses produksi dari mitra usaha KIHT telah berjalan sesuai SOP yang telah ditentukan. Dimulai dari meninjau Laboratorium, HM Hartopo pun berkesempatan untuk mengetahui proses dari pengukuran kadar nikotin, tar, dan jenis tembakau yang digunakan telah sesuai aturan yang berlaku.

"Harus dipastikan produksi rokok yang dikerjakan harus sesuai dengan uji sampel yang dikirimkan disini, kadar yang ada didalam rokok meliputi kandungan nikotin, tar, dan jenis tembakau harus sesuai dengan aturan yang berlaku," pesanya.

Dirinya menegaskan, agar pengawasan kepada produsen rokok selalu dipantau sehingga dapat dipastikan sampel yang diuji di laboratorium terlah sesuai dengan yang di produksi oleh pengusaha rokok. 

"Jangan sampai sampel yang dikirim disini berbeda dengan fakta yang diproduksi dilapangan. Maka dari itu, pengawasan oleh pihak terkait harus selalu dijalankan untuk menghindari pelanggaran aturan," tegasnya.

Beranjak dari tempat laboratiroum, HM Hartopo pun berkesempatan mengunjungi salah satu tempat produksi rokok Baik Sigaret kretek tangan (SKT) maupun Sigaret kretek mesin (SKM). Pihaknya turut mengapresiasi disiplin protokol kesehatan yang diterapkan disana.

"Saya apresiasi penerapan protokol kesehatan yang diterapkan oleh manajemen perusahaan, dari lingkungan kerjanya bersih, semua pakai masker dan menjaga jarak," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, HM Hartopo juga mengucapkan terimakasih terhadap para pengusaha industri rokok dilingkungan KIHT yang selama ini telah taat kepada aturan pemerintah.

"Terimakasih kepada para produsen rokok, selama ini sudah mentaati peraturan yang dibuat pemerintah, menjual produk legal, itu artinya ikut membantu pemerintah dari segi pendapatan pajak. Pajak didapat oleh pemerintah dari rakyat dan nantinya juga akan dikembalikan kepada rakyat baik berupa bantuan langsung maupun tidak langsung," pungkasnya.

Sementara itu, Sutrisno salah satu produsen rokok mengucapkan terimakasih serta meminta saran dan masukan atas usaha yang tengah ia geluti saat ini.

"Terimakasih kepada Pak Plt. Bupati Kudus HM Hartopo atas kedatanganya kemari, saran dan masukan dari bapak mewakili Pemkab Kudus sangat kami nanti demi kemajuan bersama, sehingga kami dapat lebih berkembang lagi nantinya serta dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja untuk Kabupaten Kudus yang semakin sejahtera," tuturnya.