KUDUS - Sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dan kepedulian perusahaan melawan Covid-19, Djarum Foundation menyerahkan bantuan alat medis kepada Pemerintah Kabupaten Kudus. Bantuan diserahkan oleh Program Manager Djarum Foundation Purwono Nugroho yang diterima oleh Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo di Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (1/4). H.M. Hartopo sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 mengapresiasi kontribusi Djarum mengingat saat ini masih banyak Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan.
Selama ini, tim medis menggunakan APD yang tidak begitu standart akibat keterbatasan jumlah. Namun, berkat adanya bantuan dari Djarum Foundation, alat medis dan APD tercukupi. Rencananya, alat medis akan diserahkan kepada 7 rumah sakit dan puskesmas. Pihaknya berharap, alat medis tersebut dapat membantu tim medis melawan Covid-19 di garda terdepan. "Terima kasih kepada Djarum Foundation yang telah membantu dalam bentuk APD dan alat medis lainnya. Semoga perjuangan kemanusiaan tenaga medis di garda terdepan melawan Covid-19 maksimal," ucapnya.
Dalam melawan Covid-19, pihaknya juga berkoordinasi dengan perwakilan hotel di Kudus untuk menyediakan ruangan khusus isolasi bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP). Nantinya, ruangan hotel akan digunakan karantina ODP yakni warga Kudus yang datang dari wilayah lain. Dana juga telah disiapkan untuk pemenuhan program tersebut. "Nanti kita juga akan pantau jumlah warga Kudus yang datang dari luar daerah yang berstatus sebagai ODP. Kita akan berkoordinasi dengan perwakilan hotel agar program tersebut dapat berjalan," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan telah menyiapkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu berupa sembako dan bantuan langsung sebesar lima ribu rupiah per orang selama dua bulan untuk sementara waktu. Pemerintah Kabupaten Kudus telah mengalokasikan dana sebesar 10 milyar rupiah untuk bantuan tersebut. H.M. Hartopo juga mengimbau agar masyarakat yang pergi ke pasar selalu menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. "Pasar tetap buka, namun kami harap masyarakat yang datang dapat menerapkan protokol kesehatan. Gabungan petugas Polres dan Kodim juga akan membantu memantau kondisi pasar," tegasnya.
Bantuan alat medis oleh Djarum Foundation akan terus disalurkan kepada Pemkab Kudus. Saat ini, bantuan yang diserahkan yakni 200 pcs baju cover all, 400 lembar masker bedah, 150 boks sarung tangan, kacamata goggle 250 unit, 250 pasang sepatu boots, 2000 tablet Vitamin C, dan 50 ribu pcs helm kaca. Program Manager Djarum Foundation Purwono Nugroho menyatakan jumlah tersebut akan terus ditambah. Saat ini, pihaknya masih mencari vendor untuk pemenuhan alat medis lainnya. Pihaknya menyampaikan akan membantu melawan Covid-19 bersama Pemkab Kudus semaksimal mungkin. "Kami akan membantu semaksimal mungkin dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penularan Covid-19," ujarnya.