Buka Akses Jalan Baru, Bupati Hartopo Sebut TMMD Kolaborasi untuk Majukan Kudus

KUDUS - Sinergitas nyata TNI, dan Pemerintah Kabupaten Kudus tergambar dalam pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Bupati Kudus Hartopo menjelaskan, TMMD berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Kudus. 

 

"TMMD memberi dampak positif kepada masyarakat. Salah satunya pembangunan akses jalan yang turut menggerakkan roda perekonomian," terangnya saat menyambut Tim Pengawasan dan Evaluasi Penanggung Jawab Operasi (Wasev-PJO) di Command Center, Senin (29/5).

 

Tak jarang, TMMD membuka akses jalan tembus baru. Seperti betonisasi jalan Gulang-Loram hingga menuju jalan lingkar selatan pada TMMD ke-116 yang sedang berlangsung di Desa Gulang. Jalan alternatif itu dinilai lebih ekonomis dan memperpendek akses masyarakat.

 

"Melalui TMMD, beberapa akses alternatif terbuka. Biaya jadi lebih murah dan waktu tempuh masyarakat jadi lebih pendek," lanjutnya.

 

Tak hanya sasaran fisik, bupati menekankan sasaran nonfisik TMMD ke-116 juga strategis. Mulai dari pemberdayaan UMKM sampai dengan sosialisasi stunting. Kolaborasi ini diharapkan turut menekan angka stunting di Kabupaten Kudus.

 

"Sasaran nonfisik TMMD tak kalah penting. Beberapa penyuluhan diselenggarakan sesuai kebutuhan masyarakat setempat," jelasnya.

 

Dalam kesempatan itu, bupati menyambut kedatangan Paban V/ Bakti TNI Sterad sekaligus Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi Penanggung Jawab Operasi (Wasev-PJO) TMMD ke-116 Kolonel Kav Sugi Mulyanto beserta jajaran. Pihaknya menerangkan terus mendukung seluruh program TMMD.

 

"Selamat meninjau TMMD, Pak Sugi dan rombongan. Kami selaku Pemerintah Kabupaten Kudus terus mendukung seluruh program TMMD," paparnya. 

 

Sementara itu, Ketua Tim Wasev-PJO TMMD ke-116 Kolonel Kav Sugi Mulyanto berterima kasih atas dukungan bupati atas TMMD. Pihaknya juga mengapresiasi progres TMMD ke-116 yang diadakan di Gulang. Kolonel Kav Sugi Mulyanto meminta agar pelaksanaan sasaran nonfisik dan sasaran fisik intensif.

 

"Yang harus diperhatikan adalah sasaran nonfisik tak kalah penting dengan sasaran fisik. Penyuluhan bagi pemuda turut mempersiapkan mereka calon pemimpin bangsa," pesannya.

 

Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kudus mendukung penuh pelaksanaan program TMMD. Dukungan ini menjadi motor penyemangat dalam melaksanakan seluruh program. Pihaknya menuturkan betonisasi berjalan lancar sebab dibantu Polri dan masyarakat sekitar.

 

"Terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kudus dalam program TMMD," tuturnya. 

 

Selain betonisasi, program TMMD nonfisik yang masih berlangsung adalah pembinaan UMKM. Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo menuturkan masyarakat diajak memanfaatkan eceng gondok menjadi produk siap jual.

 

"Saat ini kami memberi pelatihan pemanfaatan eceng gondok. Pemasaran produknya juga akan kami tindaklanjuti secara intens," tandasnya. (*)