980 Personel Polri Siap Amankan Pilkades Serentak


KUDUS -  Polres Kudus melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan Pengaman Pilkades Serentak Tahun 2019 Polres Kudus di Lapangan Simpang Tujuh Kudus, Senin (18/11). Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Linmas siap mengamankan jalannya pesta demokrasi Pilkades serentak yang akan diselenggarakan besok, Selasa (19/11). Apel dipimpin oleh Kapolres Kudus AKBP Saptono dan dihadiri oleh Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo beserta unsur Forkopinda.

H.M. Hartopo mengapresiasi kesiapan seluruh personel dalam mengamankan Pilkades serentak di Kabupaten Kudus. Berbagai bentuk antisipasi agar Pilkades dapat berjalan lancar dan kondusif pun telah dilakukan. Sebelumnya, H.M. Hartopo menjelaskan, Pemkab Kudus juga telah melakukan sosialisasi dengan melibatkan seluruh calon kepala desa di 9 Kecamatan. 

"Sangat luar biasa, ini suatu bentuk antisipasi walaupun masyarakat sudah kondusif dan kita telah melaksanakan sosialisasi. Kita harapkan tetap kondusif dan tidak ada hoax, betul-betul murni untuk pesta demokrasi dan setelah ini normal kembali," ujarnya.

Dirinya berharap, peran TNI Polri dalam mengawal tahapan-tahapan Pilkades dapat maksimal. Koordinasi yang baik antara TNI, Polri dan Pemkab Kudus disebut dapat menjadi kunci keberhasilan Pilkades serentak tersebut. Imbauan juga ditujukan kepada para calon kepala desa agar tidak melakukan manuver-manuver yang dapat meresahkan masyarakat. 

"Selalu koordinasi yang baik, sportif, dan jangan sampai membuat manuver yang bisa meresehkan masyarakat. Kemarin sudah saya tekankan di sosialisasi calon kades, jangan ada money politik, dilihat secara figur saja," pesannya.

Sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Kudus AKBP Saptono melaporkan bahwa telah disiagakan 980 Personel Polri yang terdiri dari Polres Kudus, DKP Brimob Polda Jateng, Dalmas Pati, Dalmas Jepara, dan Dalmas Demak. Puluhan personel TNI dan 3500 Linmas juga dikerahkan secara merata untuk mengawal pemungutan suara pada Pilkades di 115 desa. AKBP Saptono mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi masalah pada beberapa desa yang tergolong rawan.

"Kerawanan ada karena bisa beberapa faktor, seperti jumah DPT yang besar dibanding lainnya, persaingan yang ketat antar dua calon kepala desa. Terkait antisipasi serangan fajar kita kerahkan dari intel, hal itu tak bisa dihilangkan 100 persen, tapi bisa diminimalisir," ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah telah menekankan kepada personelnya untuk tetap bersikap netral. Pihaknya siap mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang kondusif dalam Pilkades. "Kami sudah melakukan penekanan bahwa kami tetap netral. Siap untuk mendukung mewujudkan ketahanan wilayah yang kondusif. Selain personel siaga kami juga ada pasukan cadangan," jelasnya.